SMK menjadi idola dan favorit baru masyarakat
Peminat SMK se-demikian tinggi, terutama jurusan-jurusan yang menjanjikan penghidupan pasca pendidikan menengah. Ada yang menarik ketika membaca fenomena ini . Berdasarkan pengamatan setidaknya ada tiga hal yang menjadikan SMK menjadi favorit baru:
1. Kebijakan pemerintah yang sedemikian intens menggarap SMK [dari iklan dan peraturan-peraturan] menjadikan SMK menjadi favorit, alasan ini menjadi salah satu yang menempati urutan tertinggi. Jika tidak gratis, tetap SMK Negeri lebih murah dari pada SMA.
2. Masyarakat mulai berpikir lebih panjang �ke mana anak mereka setelah lulus pendidikan menengah atas?� Seperti bisa dimaklumi, bahwa lulusan SMA memang tidak siap kerja dengan skill/keahlian teknis, sementara SMK menjanjikan hal itu. Fenomena banyaknya lulusan SMA yang menganggur tak bisa lagi dianggap sepele bagi masyarakat terlebih para pemegang kebijakan. Wajib belajar 9-12 tahun tetap akan menjadi program tanpa gigi, tanpa ruh, tanpa spirit kalau setelah meereka terdidik ternyata hanya untuk menganggur tanpa kemampuan/keahlian???
3. Kebijakan bahwa lulusan SMK tak bisa melanjutkan kuliah terbantahkan sekarang. Lulusan SMK bisa langsung melanjutkan ke jenjang perkuliahan jika memang memiliki kemampuan finansial lebih.
Jadi, kalau biaya pendidikan bisa gratis [paling tidak lebih murah dari SMA], terus memiliki keahlian pasca-lulus juga bisa melanjutkan ke perkuliahan bila mampu, maka pertanyaannya: �Kenapa tidak memilih SMK?�
Terlepas dari itu, semua sekolah baik SMA dan SMK mempunyai tujuan yang sama dan mulia, yaitu menghasilkan output yang baik dan berhasil untuk bangsa dan negara ini.

Posting Komentar